Senin, 23 September 2013

KETENAGAKERJAAN (4)"


Cara-Cara Mengatasi Pengangguran
1.      Mendorong majunya pendidikan
2.      Meningkatkan latihan kerja untuk memenuhi kebutuhan ketrampilan seperti tuntutan industri modern
3.      Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan
4.      Mendorong terbukanya kesempatan usaha-usaha informal
5.      Meningkatkan usaha transmigasi
6.      Meningkatkan pembangunan dengan sistem padat karya
7.      Mengintensifkan program keluarga berencana
8.      Membuka kesempatan bekerja ke luar negeri

     Berdasarkan faktor penyebab terjadinya, pengangguran dapat dibagi menjadi pengangguran konjungtur (siklis), struktural, friksional, dan musiman.

(1) Pengangguran konjungtur/siklis (cyclical unemployment)
     adalah pengangguran yang berkaitan dengan turunnya kegiatan
     perekonomian suatu negara. Pada masa resesi, tingkat pengangguran siklis
     akan semakin meningkat karena dua faktor berikut.
     (a) Jumlah orang yang kehilangan pekerjaan terus meningkat
     (b) Dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk mendapatkan
          pekerjaan.


(2) Pengangguran struktural adalah pengangguran yang terjadi karena
     perubahan struktur atau perubahan komposisi perekonomian. Perubahan
     struktur tersebut memerlukan keterampilan baru agar dapat menyesuaikan
     diri dengan keadaan baru. Sebagai contoh, adanya peralihan perekonomian
     dari sektor pertanian ke sektor industri.


(3) Pengangguran friksional adalah pengangguran yang terjadi karena kesulitan
     temporer dalam mempertemukan pemberi kerja dan tenaga kerja.
     Kesulitan-kesulitan temporer ini antara lain adalah waktu yang diperlukan
     dalam proses pelamaran dan seleksi oleh pemberi kerja. 


(4) Pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi karena
     pergantian musim. Contohnya, di sektor pertanian, umumnya setelah
     habis panen sampai musim tanam, petani tidak ada pekerjaan. Dalam
     keadaan ini, petani tersebut adalah penganggur musiman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar